Kisah Guru Istiqomah Mengajar Di Pedalaman Papua

Mengajar di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) selalu memberi cerita dan pengalaman tersendiri bagi siapa pun yang menjalaninya. Bagaimana tidak, keindahan alam Bumi Papua sungguh luar biasa. Deretan perbukitan hijau, sungai, hingga air terjun menjadi suguhan kala seorang guru, Istiqomah Fenica Yusnita, menempuh perjalanan udara untuk mengabdi di Distrik Okhika, Pengunungan Bintang, Papua.

Istiqomah, begitu dia akrab disapa, merupakan guru Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Di sana, dia mengajar di dua sekolah, yaitu SD Inpres Bakonaip dan SMP N Satu Atap Bakonaip. Istiqomah mengatakan, selama mengabdi di Okhika dia tinggal di rumah dinas Kepala SD Inpres Bakonaip.

"Rumah yang kami tinggali berada di area yang strategis, yakni di dalam lingkungan sekolah. Ruang kelas SD Inpres Bakonaip berjarak dua meter di sebelah barat, di sebelah timur terdapat kompleks perumahan guru yang lain. Di sebelah utara ada balai kampung, di sebelah selatan sekitar 20 meter terdapat halaman dan ruang kelas SMP," ujarnya dinukil dari laman UNY, Selasa (17/5/2016).
Read Also

Alumni prodi pendidikan kimia FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) itu menceritakan, keingintahuan para siswa tentang hal-hal baru begitu tinggi. Di tingkat SMP, mereka juga sangat antusias dengan pelajaran yang diberikan. Bahkan, persaingan untuk berprestasi dari masing-masing anak cukup besar.
"Pada awalnya membiasakan belajar kepada mereka begitu sulit. Namun setelah mengetahui senangnya belajar dan tahu hal-hal baru, membuat mereka ketagihan untuk belajar bersama," terangnya.

Istiqomah berpendapat, para siswa masih haus akan kedatangan guru. Mereka terlihat masih begitu kurang akan ilmu-ilmu sehingga guru dianggap segalanya dan serba bisa. Salah satu siswa yang masih perlu bantuan guru, kata dia, adalah Dobali Iktus Tepmul yang belum bisa membaca.
"Jangankan membaca, abjad saja dia masih kesulitan menghafal. Namun dia paling unggul di kekuatan fisik dan paling rajin jika disuruh untuk kerja fisik," tuturnya. http://news.okezone.com/
Link copied to clipboard.